“Undangan: Kuliah Umum Desain, Penerbitan dan Digital Printing”


printy-bagan

UNDANGAN UNTUK MEDIA & PELAKU INDUSTRI GRAFIKA

Konfirmasi kehadiran:
SMS/Hub. 021-330 40 154, 081 2134 8311 [Susi]

Tentang acara

Bertajuk public lectures-Desain, Publishing & Digital Printing, acara ini akan berlangsung pada hari Selasa, 28 April 2009 pukul 08.30-14.00 wib di Aula Gedung Jurusan Teknik Grafika dan Penerbitan Lt. 4, Politeknik Negeri Jakarta Kampus UI Depok.

Menghadirkan pembicara para ahli dan pelaku industri dibidangnya seperti Andi S. Boediman-CEO FGDexpo2009, Mendiola B.W-Desainer Brand & Maskot FGDexpo2009, Andri Wirawan-Direktur Afterhours Design, Tjhin Bui Phin-Samafitro, Doddy BU-Detik.com Darwin Tjoe dan Herman Pratomo-Color Expert.

Acara ini akan diawali dengan pembukaan oleh Irvan A. Noe’man, MiD-Ketua Umum FGDforum, keynote speaker Prof. Johny Wahyuadhi S. DEA-Direktur Politeknik Negeri Jakarta, dan welcoming speech oleh Cecep Gunawan-Kepala Jurusan Teknik Grafika dan Penerbitan PNJ.

Pengantar

Desain, Penerbitan, dan Digital Printing, ketiganya dipilih karena memiliki saling keterkaitan dan didalamnya ada peluang-peluang bisnis luar biasa. Apalagi, sebagai pilar dalam industri kreatif, tidak terlalu terdampak oleh krisis financial global. Maka kedepan, lapangan kerja dan bisnis design, penerbitan dan digital printing adalah solusi bisnis tahan krisis yang seharusnya bisa diandalkan dan jadi primadona.

Dalam Kuliah Umum Desain, Penerbitan dan Digital Printing ini, para pembicara dari kalangan industri akan memberikan pencerahan, berbagi pengalaman dan membuka rahasia bagi yang ingin berkarir maupun berjiwa enterpreneur yang akan menekuni bisnis ini.

Andi S. Boediman, CEO FGDexpo2009, pendiri Digital Studio College ini akan memberikan presentasi brand activation pameran industri grafika terbesar asia tenggara, FGDexpo2009. Photoshop expert ini mengukuhkan diri sebagai ”Evangelist” dengan protofolio brand dan company ternama sebagai kliennya. Packy, Printy dan Publy adalah teman-teman barunya yang nanti akan dikenalkan sebagai maskot 3 pilar industri grafika yang tercakup dalam FGDexpo [http://www.fgdexpo.net]

Andri Wirawan, praktisi di afterhours design, dengan segudang pengalamannya berkecimpung di industri, akan sangat sayang sekali kalau pengalamannya tidak dieksplorasi untuk dibagikan. Misalnya saja masalah tidak nyambungnya komunikasi antara designer dengan production printing, klasik dan sering terjadi. Tuntutan perkembangan teknologi Digital Printing, antara lain ketepatan aplikasi program yang dijalankan designer sesuai standard mesin. Disini ada peran penting seorang Traffic staff yaitu seorang QC yang akan menterjemahkan komunikasi dua makhluk bernama designer dan production staff.

Kalau anda hobi baca buku, dan ingin mendapatkan buku bagus, referensinya adalah amazon.com yang punya jutaan katalog. Tapi semudah apakah memperoleh buku di toko buku amerika dengan harga jakarta? Darwin Tjoe akan menjawab itu semua, termasuk peluang bagi siapapun untuk memiliki sebuah toko buku, bahkan siapapun dia, mahasiswa, guru, dosen, ibu rumahtangga, semua orang bisa jadi penulis dengan royalti seumur hidup!

34 tahun lagi, tepatnya september 2043, di Amerika tak ada lagi koran cetak. semua beralih ke digital. Namun, prediksi Philip Meyer diatas, tak akan berpengaruh terhadap dunia publishing dan printing di Indonesia yang memiliki geografi kepulauan. Delivery antar pulau bukan lagi akan menjadi satu-satunya solusi jika ingin memesan buku atau produk printing dalam waktu cepat. Adalah Tjhin Bui Phin dari Samafitro yang akan membagi wacana, pengalaman dan peluang bisnis tentang konsep dan aplikasi digital printing. Bahkan, bukan tidak mungkin pada 34 tahun mendatang, disaat Amerika nir-produk printing, di indonesia justru dalam masa puncak sukses. Masyarakat urban kota-kota besar boleh saja telah memakai e-book dan perangkat digital, namun penggemar buku, konsumen media cetak akan bergeser ke kota-kota kecil [kodya/kabupaten/kecamatan] bahkan desa-desa. Itu berarti, akan dibutuhkan begitu banyak mesin-mesin digital printing dimana-mana dari sabang sampai merauke. Lapangan kerja terbuka luas, peluang bisnis tidak terbatas, inilah alasan kenapa lulusan politeknik grafika 99% terserap di industri dengan berbagai posisi, mulai dari managemen sampai usahawan.

Masih dari online publishing, Donny BU, Vice President Publisher detik.com, akan mengajak berpikir dan bertindak kreatif dengan menerbitkan karya tulisan, desain dan apapun yang bisa diakses melalui blog. Terbukti, blog dapat mempengaruhi solidaritas antar blogger dan membentuk wacana. Contohnya adalah kasus Hartanto Wijaya, pemenang olimpiade matematika ini tewas secara tidak wajar di Singapura, dan solidaritas blogger telah menggulirkan kasus ini. Di Malaysia, blogger berpengaruh terhadap perubahan politik. Indonesia, dengan ruparagam suku bangsa, solidaritas blogger antar daerah adalah aset keutuhan bangsa. Dan blogdetik, adalah jejaring komunitas blogger terbesar di indonesia saat ini. Dari kampus UI misalnya, telah muncul penulis muda yang melahirkan buku dari coretan-coretannya di blog.

Tak lupa, seorang pakar Color Management System, Herman Pratomo, lagi-lagi akan hadir memprovokasi peserta kuliah umum dengan tema What About Digital Black And White?. Kalau dalam waktu 10 menit presentasinya tidak menyimak baik-baik atau bertanya hal penting yang seharusnya diketahui dalam teori warna, dijamin setelah acara akan mencari-cari pembicara ini.

Rundown Acara

Waktu                               Durasi Acara

08.30—09.00             Registrasi
09.00—09.15              15” Opening Speech
09.15—09.30              15” Keynote Speaker
09.30—09.45              15” Welcome speech
09.45—10.05              20” Presentasi FGDforum & FGDexpo
10.05—10.25              20” Design Brand FGDexpo (icon 3P)
10.25—11.10                45” Kuliah Umum Design dan Penerbitan:
“Membangun – Komunikasi Designer dengan Production Printing”
11.10—11.40                30” Digital Printing Overview: Concept & Application
11.40—12.25                45” Online Publisher + Online Bookstore
12.25—13.45                20” DetikExpression “Blog dan Citizen Journalism”
12.45—13.00                15” What About Black And White
13.00—selesai              Penutup, Ramah Tamah + Makan Siang

(fgdexpo.blogspot.com)

Advertisements

One Response

  1. “34 tahun lagi, tepatnya september 2043, di Amerika tak ada lagi koran cetak. semua beralih ke digital.”–philips mayer.

    NONSENSES !!

    PT. Gramedia prints Indonesia’s largest daily newspaper, Kompas, with a circulation of over 500,000 copies on weekdays and 600,000 copies on weekends and its eksclude another local newspaper and tabloid. The company also contract prints for other publishers, including internationally reputed titles such as Shang Bao,The Asian Wall Street Journal and The International Herald Tribune and absorpted about 20 % indonesian print market.
    The company is now known as the biggest publishing group in southeast asia .

Comments are closed.

%d bloggers like this: